Hanif dan Abdih pun keliatan bersemangat menyambut Ramadhan. Pertanyaan2,
"Ibu, Ramadhan berapa hari lagi?" atau "Ibu, tomorrow is the first day of Ramadhan?",
diungkapkan dengan wajah berseri2 dan mata berbinar2. Sayapun lega sekali melihatnya, walopun penyebab utama keberseri2an itu masih ga jelas buat saya, but at least it's a very good start to begin our first day of Ramadhan. Apalagi klo inget betapa khawatirnya saya mereka ga akan kuat puasa di Ramadhan taun ini, krn kebetulan taun ini bulan Ramadhan jatuh di akhir summer. Yang mana daripadanya waktu dari shubuh sampai maghrib masih lumayan panjang. "Duuh kuat ga ya mereka puasa 14-15 jam", itu selalu yang ada dalam pikiran saya beberapa minggu menjelang Ramadhan ini. Inilah puasa terpanjang yang harus mereka jalani dalam sejarah kehidupan mereka.
Hari pertama, saya dan suami saya mengantar mereka ke sekolah, untuk menjelaskan pada guru2nya tentang keadaan mereka yang lagi puasa. Abdih saya bekali dengan 'emergency-kit', yang isinya minum dan beberapa potong biskuit. Dan kemudian ngomong ke gurunya untuk memperhatikan kondisi Abdih, klo Abdih keliatan lemes banget kami minta dia nyuruh Abdih minum dan makan biskuitnya. Ketika emergency-kit itu saya kasiin ke dia, dia sempet protes, "No, I don't want to have lunch!" sambil kereng mukanyaπ Saya jelasin aja ini cuman bwt kondisi darurat, klo Mrs. Fullerton nyuruh maka Abdih HARUS minum dan makan. Dibilangin kek gitu, barulah dia mau masukkin emergency-kitnya ke dalam tasnya diaπ
Sekarang, hari ke-10 Ramadhan, alhamdulillaah Abdih masih bertahan puasanya, belum bocor seharipun. Malah Hanif yang sempet putus tengah jalan karena sakit. Hari pertama sakit saya suruh dia untuk ga puasa dan ga pergi ke sekolah juga. Besoknya karena ada ISAT (Idaho Standard Achievement Test) dan kebetulan dia juga dah keliatan sembuh, saya suruh dia masuk sekolah dan puasa lagi. Eh, tengah hari nurse sekolah nelepon saya dan minta saya jemput Hanif, krn dia muntah di sekolah. Ya sudah lengkaplah 2 hari Hanif bocor puasanyaπ
Saya sebenernya ingin sekali Hanif dan Abdih juga merasakan bagaimana berkesannya ber-Ramadhan di kampung sendiri. Mendengar suara ngaji dan adzan berkumandang dari masjid menjelang buka dan saur. Bermain bersama teman2 tetangga sambil ngabuburit. Silih sampeur*) setelah saur untuk main sama2 atau setelah buka puasa untuk tarawehan sama2 di masjid (dengan tidak lupa jajan dulu sebelumnya, trus makanannya disembunyiin di balik sajadah buat dimakan sambil 'istirahat' di tengah2 shalat taraweh...hihihi...). Atau sore2 menunggu tukang makanan lewat di depan rumah untuk kemudian disimpan, kadang disembunyiin, buat buka (yang kenyataannya sering ga kemakannya krn udah keburu kekenyangan dan akhirnya digembrong**) semut setelah berhari2 tak tersentuh di tempat persembunyiannya..hehehe...). Tapi yah mau bagaimana lagi, sudah rejeki mereka untuk (hampir selalu) ber-Ramadhan di negeri orang. Yang penting makna dan hikmah Ramadhan bisa mereka dapat dan rasakan dengan penuh kekhusyuan. Semoga..
Doa hari ke-1 hingga hari ke-10 Ramadhan:
Yaa Allah, jadikanlah puasaku sebagai puasa orang-orang yang benar-benar berpuasa. Dan ibadah malamku sebagai ibadah orang-orang yang benar-benar melakukan ibadah malam. Dan jagalah aku dari tidurnya orang-orang yang lalai. Hapuskanlah dosaku ... Wahai Tuhan sekalian alam. Dan ampunilah aku, Wahai Pengampun para pembuat dosa.
Yaa Allah, dekatkanlah aku kepada keridloan-MU dan jauhkanlah aku dari kemurkaan serta balasan-MU. Berilah aku kemampuan untuk membaca ayat-ayat-MU dengan rahmat-MU, Wahai Maha Pengasih dad semua Pengasih
Yaa Allah, berikanlah aku rizki akal dan kewaspadaan. dan jauhkanlah aku dari kebodohan dan kesesatan. Sediakanlah bagian untukku dari segala kebaikan yang KAU turunkan, demi kemurahan-MU, Wahai dzat Yang Maha Dermawan dari semua dermawan
Yaa Allah, dekatkanlah aku kepada keridloan-MU dan jauhkanlah aku dari kemurkaan serta balasan-MU. Berilah aku kemampuan untuk membaca ayat-ayat-MU dengan rahmat-MU, Wahai Maha Pengasih dad semua Pengasih
Yaa Allah, berikanlah aku rizki akal dan kewaspadaan. dan jauhkanlah aku dari kebodohan dan kesesatan. Sediakanlah bagian untukku dari segala kebaikan yang KAU turunkan, demi kemurahan-MU, Wahai dzat Yang Maha Dermawan dari semua dermawan
Yaa Allah, berikanlah kekuatan kepadaku, untuk menegakkan perintah-perintah-MU, dan berilah aku manisnya berdzikir mengingat-MU. Berilah aku kekuatan untuk menunaikan syukur kepada-MU, dengan kemuliaan- MU. Dan jagalah aku dengan penjagaan-MU dan perlindungan-MU, Wahai dzat Yang Maha Melihat.
Yaa Allah, jadikanlah aku diantara orang-orang yang memohon ampunan, dan jadikanlah aku sebagai hamba-MU yang sholeh dan setia serta jadikanlah aku diantara Auliya'- MU yang dekat disisi-MU, dengan kelembutan-MU, Wahai dzat Yang Maha Pengasih di antara semua pengasih.
Yaa Allah, janganlah Engkau hinakan aku karena perbuatan maksiat terhadap-MU, dan janganlah Engkau pukul aku dengan cambuk balasan-MU. Jauhkanlah aku dari hal-hal yang dapat menyebabkan kemurkaan-MU, dengan anugerah dan bantuan-MU, Wahai puncak keinginan orang-orang yang berkeinginan
Yaa Allah, bantulah aku untuk melaksanakan puasanya, dan ibadah malamnya. Jauhkanlah aku dari kelalaian dan dosa-dosanya. Dan berikanlah aku dzikir berupa dzikir mengingat-MU secara berkesinambungan, dengan Taufiq- MU, Wahai Pemberi Petunjuk orang-onang yang sesat.
Yaa Allah, berilah aku rizki berupa kasih sayang terhadap anak-anak yatim dan pemberian makan, serta penyebaran salam, dan pergaulan dengan orang-orang mulia, dengan kemuliaan-MU, Wahai tempat berlindung bagi orang-onang yang berharap
Yaa Allah, sediakanlah untukku sebagian dari rahmat-MU yang luas, dan berikanlah aku petunjuk kepada ajaran- ajaran-MU yang terang, dan bimbinglah aku menuju kepada kerelaan-MU yang penuh dengan kecintaan-MU, Wahai harapan orang-orang yang rindu.
Yaa Allah, jadikanlah aku di antara orang-orang yang bertawakkal kepada-Mu, dan jadikanlah aku di antara orang- orang yang menang disisi-MU, dan jadikanlah aku di antara orang-orang yang dekat kepada-MU dengan ihsan-MU, Wahai Tujuan orang-orang yang memohon.
~*****~
Yaa Allah, jadikanlah aku diantara orang-orang yang memohon ampunan, dan jadikanlah aku sebagai hamba-MU yang sholeh dan setia serta jadikanlah aku diantara Auliya'- MU yang dekat disisi-MU, dengan kelembutan-MU, Wahai dzat Yang Maha Pengasih di antara semua pengasih.
Yaa Allah, janganlah Engkau hinakan aku karena perbuatan maksiat terhadap-MU, dan janganlah Engkau pukul aku dengan cambuk balasan-MU. Jauhkanlah aku dari hal-hal yang dapat menyebabkan kemurkaan-MU, dengan anugerah dan bantuan-MU, Wahai puncak keinginan orang-orang yang berkeinginan
Yaa Allah, bantulah aku untuk melaksanakan puasanya, dan ibadah malamnya. Jauhkanlah aku dari kelalaian dan dosa-dosanya. Dan berikanlah aku dzikir berupa dzikir mengingat-MU secara berkesinambungan, dengan Taufiq- MU, Wahai Pemberi Petunjuk orang-onang yang sesat.
Yaa Allah, berilah aku rizki berupa kasih sayang terhadap anak-anak yatim dan pemberian makan, serta penyebaran salam, dan pergaulan dengan orang-orang mulia, dengan kemuliaan-MU, Wahai tempat berlindung bagi orang-onang yang berharap
Yaa Allah, sediakanlah untukku sebagian dari rahmat-MU yang luas, dan berikanlah aku petunjuk kepada ajaran- ajaran-MU yang terang, dan bimbinglah aku menuju kepada kerelaan-MU yang penuh dengan kecintaan-MU, Wahai harapan orang-orang yang rindu.
Yaa Allah, jadikanlah aku di antara orang-orang yang bertawakkal kepada-Mu, dan jadikanlah aku di antara orang- orang yang menang disisi-MU, dan jadikanlah aku di antara orang-orang yang dekat kepada-MU dengan ihsan-MU, Wahai Tujuan orang-orang yang memohon.
~*****~
*) saling menyampeur, eh maksudnya saling menjemput dengan cara memanggil nama teman kita di depan rumahnya ;-)
**) dikerumuni
**) dikerumuni