Sunday, June 7, 2009

Sayapun menangis bersama mereka...

Hari ini 2 kali saya harus mengucapkan bela sungkawa untuk sahabat2 tercinta saya nun jauh di Negeri Singa sana. Saya ikut menangis ketika jari2 saya mengetikkan kata2 bela sungkawa untuk mereka. Bukan, bukan karena saking inginya saya bersimpati terhadap mereka. Kalaulah saya menangis, itu karena saya benar2 bisa merasakan apa yang tengah mereka rasakan saat ini. Saya bisa merasakan besarnya kehilangan yang tengah mereka rasakan sekarang. Karena sayapun pernah mengalaminya lebih dari 28 tahun yang lalu.....kehilangan seorang ayah...menyakitkan sekali....Sayapun menangis bersama mereka.

Sisi baik dalam diri saya ikut merasakah kesedihan mereka dan menangis bersama mereka. Tapi sulit rasanya mengingkari kenyataan bahwa sisi jahat dalam diri saya berbisik, "You are more fortunate than I am. Kalian diberi kesempatan untuk hidup lebih lama dengan bapak2 kalian. How lucky you are...."
Kalau saya ikuti bisikan2 jahat dalam hati saya, ingin rasanya saya berteriak, "IT'S NOT FAIR!! Kenapa saya harus kehilangan bapak saya jauh lebih dulu dari kalian...!!"

Tapi saya ingin jadi muslim yang beriman, saya takut lupa diri dan terjerumus mengikuti bisikan2 syaithan tersebut. Maka sayapun banyak2 beristighfar.....


No comments:

Post a Comment