Once you're part of a community you will be part of that community forever no matter where you are now. When they lost someone among them, you mourn with them even though you are miles away from them. When a horrific tragedy happens amidst them, you also feel deeply saddened by it.
I just came across this horrific tragedy that happened 2 years ago in Boise, around 6 years after we moved out of this beautiful memorable town.
https://www.nwpb.org/2018/07/05/mother-of-boise-attack-victim-mourns-loss-of-daughter/
It happened to a single mother who came to Boise as a refugee with her then 6 months old baby. I couldn't help but picture myself being there with the Boise Muslim Community mourning the tragedy together (or to be precise: being shocked by it together with the community). As part of the community, she is one of us. Her sadness is our sadness. I would've been there helping her with whatever I could. The sisters and I would've been gathered in our masjid to plan something to help her cope with her loss.
Boise, a place that is so close to my heart, where my sons grew up, where I also grew up with them, where I made friends that after a while turned into something closer to extended family.
**sekarang waktunya ganti persneling ke Bahasa Indonesia 😁**
Sebagain besar komunitas Muslim di Boise terdiri dari pengungsi dari berbagai negara. Ketika kami masih tinggal di sana, jumlah terbesar adalah pengungsi dari Afganistan, Somali, dan Bosnia. Selain meninggalkan negara mereka yang tengah ditimpa masalah besar, mereka juga tiba di Boise dengan membawa berbagai masalah mereka sendiri. Masalah keluarga, dan masalah psikologi dari dalam diri mereka sendiri. Yang kemudian hari setelah mereka cukup settled in tinggal di Boise, tidak jarang masalah-masalah tersebut termanifestasikan dalam berbagai bentuk. Beberapa berakhir dengan perceraian dengan pasangannya, beberapa yang lain harus terus berhadapan dengan masalah perilaku anak-anaknya, dan sebagain lagi struggling dengan dirinya sendiri.
Terjun langsung bergaul dan berhadapan dengan para pengungsi dan berbagai permasalahannya inilah justru yang menjadi salah satu penyebab kenapa saya sangat betah tinggal di Boise. Sebagai volunteer di Islamic Center of Boise saya harus berhadapan langsung dengan mereka, kalaupun tidak setiap hari, paling tidak 3 kali seminggu ketika saya mengajar mengaji anak-anak mereka di Sunday School atau mengajar ngaji para sisters setiap hari Jumat malam, atau saat ikut hadir untuk sholat Jumat. Dan ditambah pula dengan kesempatan bergaul lebih lama dengan mereka saat kami menghadiri Community Dinner yang diadakan sebulan sekali di masjid.
~bersambung yaaa....
No comments:
Post a Comment