Showing posts with label bandung. Show all posts
Showing posts with label bandung. Show all posts

Wednesday, February 22, 2023

It's All About Sajid - My Youngest one



7 years old Sajid ran around the house pretending he could read and write in Japanese. He even invented his own Japanese letters 😂 I never really gave serious thought to it. I assumed that it was just another of his silly actions as with his other ones that entertained us immensely on a daily basis 😆


10 years later now, he has achieved some things as proof that what he did years ago was not merely an act of silliness, but the first signs of his passion for the Japanese language. He has passed N2 JLPT certification (the 2nd highest level with N1 being the highest one. He had to go through N3 and N4  levels of certification previously, and skipped N5, the lowest level). And yesterday, he won first place in the national Japanese speech competition. 


I couldn't be prouder of him. May these achievements become the beginning of his future successes and the first steps toward achieving his goals.  

 







Monday, April 26, 2021

The Magic Words

Satu hal yang dipelajari oleh anak-anak kami dari masa kecil mereka di US adalah "the magic words", yaitu "please and thank you". Anak-anak Amerika sejak kecil selalu diajari untuk mengucapkan "please" setiap kali mereka meminta atau menanyakan sesuatu, dan mengucapkan "thank you" setiap kali mereka menerima sesuatu atau seseorang memberikan pertolongan kepada mereka dalam bentuk apapun. Pembiasaannya dimulai sejak mereka bisa mengucapkan their first words. Contoh pembiasaan yang paling umum dilakukan oleh ibu-ibu Amriki adalah tidak akan memberikan apapun kepada balita mereka sampai si balita mengucapkan "please". Pembiasaan ini kemudian dilakukan pula oleh guru-guru mereka di sekolah. (Oh...saya yakin tentunya anak-anak di Indonesia juga diajari dan punya kebiasaan yang sama 😊)

Hampir 7 tahun kemudian setelah kami pindah dari US, kebiasaan ini tetap menempel pada si Bungsu kami, Sajid Djunaedy, yang sekarang sudah mulai berkumis dan sudah lebih tinggi dari Ibunya😆 Mengucapkan "please" kadang dia suka lupa, tapi dia tidak pernah lupa sedikitpun untuk mengucapkan "thank you" setiap kali seseorang memberinya sesuatu atau setelah dia menerima pertolongan dari seseorang. Bahkan setiap kali dia selesai mengambil makanan di atas meja makan - tidak pernah absen dan tidak pernah lupa - ia selalu mengucapkan "Thank you, Ibu" (atau kalau Abangnya yang masak, "Thank you, Abang" 😄).

As simple as it may seem, as insignificant as it looks to some people, diam-diam saya merasa bersyukur karena kebiasaan ini tidak sedikitpun hilang dari hidupnya. Rabbi hablii minash shoolihiin 🤲💖

Thursday, March 15, 2007

2006Vacation:MuseumGeologiBandung


Hanif, Abdih dan Raihan di depan salah satu kerangka dinosaurus, eh salah, mammot ya kayaknya itu....Laah jangan tanya sama ibu lah yang kek gituan mah, tanya langsung aja sama ahlinya, Hanif dan Abdih ;-D Oh ya Raihan, ato biasa dipanggil Aa Raihan, itu anaknya Wa Ilan, Wa Ilan itu kakak sulungnya Ibu.

Bawa pasukan jalan2, yang murah meriah aja deh ya, ke musium. Anak2 suka koook....kan ada dinosaurus......:-)